Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Belajar menulis berita =D

Festival Media Aliansi Jurnalis Independen

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan Festival Media ke-3 di Surabaya, Jumat-Sabtu (16-17/05/2014). Tahun ini AJI berumur 20 tahun. Independen, professional dan beretika merupakan tema dari kegiatan ini. Bertempat di JX International Surabaya dengan berbagai rangkaian kegiatan yakni pameran stand dan pameran foto, workshop (fotografi dengan gadget, fotografi, penulisan travelling, penulisan kuliner, jurnalisme video, film pendek, mencari uang dengan Nge-blog), talkshow (menjadi presenter, entrepreneurship dan tantangan jadi ceo), seminar “media lokal menantang perubahan”, lomba-lomba (stand up comedy,, lomba pidato mirip Capres, lomba foto on location, menjadi jurnalis kampus, mengapa tidak), pemutaran film dan yang terakhir hiburan. Selamat ulang tahun yang ke-20 untuk Aliansi Jurnalis Independen, selama 20 tahun telah berkembang di 36 kota di seluruh Indonesia. Banda Aceh hingga Jayapura dengan anggota sekira 2000 jurnalis. 

Mampukah Majikan Memberi Upah Layak bagi PRT ?

Baru-baru ini tersebar di media,bahwa ada Pekerja Rumah Tangga (PRT) mencuri uang majikannya, kejadian ini saya dengar pemberitaan di media televise. Bahkan media online dan cetak memuat hal tersebut. Kabarnya seorang PRT membawa lari uang sebesar 2,8 miliar  di rumah majikannya. Pencurian ini terjadi pada Selasa (17/9) sore di rumah majikannya di Kompleks Wisma Raya Blok Tanjung Priok, Jakarta Utara.  Ancaman 7 tahun pencara dengan dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP yang mengatur pencurian dengan pemberatan.             Menurut pengakuannya yang saya saksikan di media TV, PRT tersebut ingin membayarkan utang keluarganya di kampung. Lagi-lagi tuntutan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga. Berbagai macam cara bisa dilakukan untuk medapatkan uang, demi keluar dari sona kemiskinan.             Wajar-wajar saja mereka berbuat dan senekat itu, gaji cuman  Rp 300.000/bulan. Tidak perlu lagi dipertanyakan kenapa kebanyakan PRT di Indonesia seperti itu? Toh gajinya tidak mencukupi un

19 Tahun Aliansi Jurnalis Independen dalam Festival Medianya

Dalam rangka memperingati hari jadinya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan kegiatan setiap tahunnya. Memasuki usianya yang ke-19, bertempat di Yogyakarta tepatnya di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardja Soemantri   AJI menyelenggarakan lagi festival media untuk kedua kalinya, Sabtu-Minggu (28-29/09/2013). Setelah Festival media yang  diselenggarakan di Bandung tahun 2012, adapun tema yang diusung pada tahun 2013 ini yaitu “Mencari Kebenaran di Era banjir Informasi”. Agenda kegiatan berupa pameran, workshop, talkshow,lomba-lomba, job fair, pemutaran film, hiburan dan pesta kuliner lokal. Mencari kebenaran di era reformasi merupakan  tema yang menarik. Menghadirkan pembicara-pembicara yang handal seperti Heru Prasetya, Dwi Sumiaji, Marsiyem (Talkshow: Nasib Kasus Udin), R.Kristiawan, Nurjaman, & R.Arifin (Launcing buku dan Talkshow: Bedah Berita TV), Sapto Anggoro, Suryadem (Jurnalisme Warga dan Bloger Beretika), Dhandy Dwi Laksono (Woekshop Jurnalisme Video), Ahmad

Pekerja Rumah Tangga bukan Pembantu juga Baboe

Defenisi Pekerja Rumah Tangga atau Pembantu Rumah Tangga (PRT) menurut Wikipedia adalah orang yang bekerja di dalam lingkup rumah tangga majikannya. Pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, PRT disebut baboe. Baboe kini kerap digunakan sebagai istilah konotasi negatif untuk pekerjaan ini. Kerja-kerja PRT yaitu, memasak sekaligus menghidangkan makanan, mencuci pakaian, membersihkan rumah, dan mengasuh anak-anak, bahkan PRT dapat pula merawat orang lanjut usia. Ada beberapa Negara yang mendatangkan PRT dari luar negeri. Termasuk di Negara Timur Tengah, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. Sumber  utama  pekerja rumah tangga mencakup  Filipina, Thailand, Indonesia, Sri langka, dan Ethiopia. Taiwan juga mendatangkan pekerja rumah tangga dari   Vietnam dan Mongalia (Sumber: Wikipedia). Hilangkan kata pembantu dan memulai menggunakan Pekerja Rumah Tangga. Karena peran seorang PRT sangat penting untuk kemaslahatan majikannya. Tanpa PRT pekerjaan rumah tidak mungkin selesai

Dialog Akademik Fakultas Peternakan

Bertempat di Lt.7 Fakultas Peternakan(Fapet) Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (23/06). Pimpinan Fapet Unhas menyelenggarakan dialog akademik tahun 2011 yang bertemakan “Fakultas Peternakan Unhas Menuju World Class”. Tujuan dari dialog ini yaitu untuk mempertemukan pencapaian , supaya terjadi kesingkronan pemahaman bersama antara mahasiswa dan para dosen , bagaimana membuat peternakan lebih baik.

Street Children

Makassar merupakan kota besar yang ada di Indonesia dengan luas 175,77 km 2 dan penduduk kurang lebih 1,25 juta jiwa. Makassar, akhir 2009 hingga akhir 2010 jumlah anak jalanan biasa disebut dengan anjal meningkat dari 500 orang menjadi 1000 orang. Dengan jumlah yang sangat banyak, menanganinya pun tidak sesederhana yang kita bayangkan. Walau terkadang banyak yang menganggap bahwa, keberadaan mereka dibeberapa sudut jalan di Makassar, memberikan dampak negatif   baik bagi masyarakat maupun bagi keteraturan dan keindahan kota.