Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Persiapan Pelatihan Menulis Lanjutan untuk Komunitas Perempuan

Melanjutkan pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar kerjasama dengan Development and Peace (DnP) dua tahun lalu. Sebelumnya pelatihan menulis untuk komunitas perempuan pada 16-17 November 2013. Pelatihan kedua  Analisis Media Reporting untuk komunitas perempuan pada 18-19 januari 2014. Peserta  dari 15 komunitas dengan orang  yang sama turut serta dalam pelatihan tersebut karena berkelanjutan. Diantaranya adalah Komunitas Emak-Emak Blogger (KEB), komunitas Ibu-ibu Doyan Menulis (IIDN), komunitas LEMINA, PENYALA, Disabilitas, Pecinta anak jalanan, Hijabers, Serikat Pekerja, Annisa dan masih banyak lainnya. Pelatihan menulis lanjutan AJI Makassar dengan DnP dilaksanakan pada Sabtu-Minggu tertanggal 30-31 Mei 2015 di Hotel Amaris Jln Hertasning. Perlu persiapan yang matang agar kegiatan ini nantinya dapat berlangsung dengan lancar.  Harapan para peserta rapat persiapan penulisan lanjutan di Coffe Lovers (25 mei 2015) yakni bagaimana pes

Musim Hujan Penyebab Turunnya Produksi Telur Itik

Beternak itik atau bebek petelur sangat menjanjikan, bisa ditaksir penghasilan harian itik petelur secara normal mencapai 70%. Jangan heran ketika banyak yang mencoba peruntungan beternak itik. Dalam menggeluti suatu usaha, tidak semua berjalan dengan baik. Ada yang langsung berhasil dan adapula yang menemui banyak kendala. Kendala yang sering muncul dalam beternak itik adalah pakan, perkandangan, perawatan serta pergantian musim. Meskipun itik  sebagai unggas air, hal ini ditunjukkan dari struktur fisik seperti selaput jari dan paruh yang lebar serta panjang. Kebanyakan populasi itik berada di daerah rendah yang banyak dijumpai di rawa-rawa, persawahan, muara dan sungai. Daerah-daerah seperti ini dimanfaatkan untuk tempat bermain dan mencari makan. Pemeliharaan secara tradisional yaitu menggembalakan itik disawah atau ditempat-tempat yang banyak airnya masih sering dilakukan di Indonesia. Usaha peternakan itik semakin diminati oleh masyarakat di pedesaan maupun sekitar perkot

Keterampilan dari Plastisin, Mengukir dengan Sabun

Apakah yang ada dalam pikiran anda ketika mendengar kata plastisin? Kita tahu bahwa plastisin merupakan kerajinan yang unik sebab dapat dibentuk menjadi berbagai kreasi dan fungsi. Ketika plastisin dalam bentuk adonan barulah bisa dikreasikan dalam berbagai bentuk. Hasil keterampilan dari plastisin salah satunya adalah membuat motif bunga yang kemudian diberikan tangkai, daun, dan pot sebagai pelengkap. Kerajinan plastisin kali ini bahan dasarnya dari sabun mandi. Kami memilih sabun mandi sebagai sebagai bahan utamnya karena memiliki aroma khusus. Sehingga saat bunga tersebut ketika berada di ruangan tamu atau kamar, aroma khas dari sabun tersebut akan tercium dengan bau yang harum. Berawal dari keinginan saudara perempuanku sebut saja Ani (nama panggilan) untuk membuat suatu kerajinan dari sabun mandi yang padat. Maka muncullah idenya, mengolah sabun mandi tersebut dalam bentuk adonan plastisin. Selanjutnya adonan plastisin tersebut dibuat menyerupai kelopak bunga. Gambar

Eksternalitas Peternakan

Pembangunan ekonomi berakibat pada eksploitasi sumber daya alam, sehingga pembangunan ekonomi akan memberi dampak eksternalitas bagi pihak lain, baik dampak positif maupun negative. Semua pembangunan ekonomi yang dilakukan tidak berbicara tunggal, pasti ada dampak yang timbul dari pembangunan ekonomi tersebut. Sebagai usaha peternakan apakah meningkatkan produksi misalnya dalam usaha daging, telur. Apakah eksternalitasnya? Misalnya berkurangnya populasi sapi, perlambatan pertumbuhan kerbau. Ketika konsumsi naik seharusnya  produksi juga ikut meningk. Ketika produksi naik akan tetapi kebutuhan yang masih kurang. Kerbau belang kemungkinan tahun 2050 tidak ada karena pembudidaya yang sulit. Ekstenalitas adalah dampak kegiatan produksi oleh pihak tertentu yang harus diterima oleh pihak lain yang tidak terlibat dalam proses produksi. Contoh dari ekternalitas misalnya Kalimantan selatan, mulai jalan dll pada rusak disebabkan karena jalan umum dipakai untuk jalan pengangkutan batu bara

Coto Mangkasara

Hello.. Tahu ga Coto Makassar  memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yaitu mengatasi anemia, menyehatkan otak, baik untuk ibu hamil, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Meskipun kandungan jeroan dalam coto tersebut dapat menyebabkan kolesterol. Makanan khas dari Makassar ini, banyak mengandung zat gizi, diantaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Penderita anemia sangat bagus mengkonsumsi Coto Makassar karena kualitas gizinya bagus dan bisa mengatasi anemia. Selain memiliki banyak manfaat, perlu diketahui makanan apapun itu yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik. Disarankan untuk tidak makan coto Makassar yang yang berlebihan apalagi yang sudah lanjut usia, karena daging jeroannya dapat meningkatan kadar asam urat dalam darah. Yang paling penting agar mengkonsumsi makanan yang bergizi dan jangan lupa olahraga, memulai hidup sehat dari sekarang.

Kapurung Makanan Khas Palopo

Kapurung adalah salah satu makanan khas dari SulawesiSelatan, khususnya masyarakat di daerah Luwu kota Palopo. Kapurung atau Bugalu bisa dikatakan sebagai jenis kuliner paling favorit di Makassar. Makanan yang berbahan dasar sagu, maka kapurung adalah makanan yang patut untuk dicoba. resep atau cara membuat kapurung, silahkan klik: http://resepmasakan40.blogspot.com/2014/05/resep-masakan-kapurung.html