Langsung ke konten utama

Pelantikan Pengurus Cabang ISPI Periode 2018-2022 Dirangkaikan dengan Seminar Nasional Peternakan

CoretanAnakGembala.com - Kali ini penulis berkesempatan menghadiri pelantikan pengurus cabang ISPI Periode 2018-2022 dan Seminar Nasional Peternakan. Kegiatan ini merupakan forum pertukaran informasi antar akademisi, pengusaha, pemerintah, dan berbagai pihak yang terlibat dalam bidang peternakan dan sosialisasi hasil-hasil penelitian yang terkait dengan pengembangan sumberdaya peternakan.



Seminar nasional dengan menghadirkan pembicara yaitu Ketua Umum PB ISPI, Ir. Didiek Purwanto, Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. DR. IR. lellah Rahim MSc,. Suaedi Sunarto, SPt serta Ketua umum ISPI Syahrir Akil SPt. Adapun pemakalah penunjang membahas hasil-hasil penelitian terkait dengan pengembangan sumberdaya peternakan yang dipresentasikan dalam bentuk poster (x banner). Makalah penunjang yang telah diperbaiki sesuai saran tim penyunting akan diterbitkan dalam prosidding seminar nasional (ISBN).

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Dalton pada Sabtu, 27 April 2019. Menghadirkan Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan Ir. Abdul Azis MM, sekaligus membuka acara tersebut.

Seminar nasional yang bertema “Membangun Sumberdaya Peternakan di Era Industi 4.0” dan pengurus cabang ISPI Sulsel periode 2018-2022
dilantik oleh ketua umum PB ISPI. Ir. Didiek Purwanto.

Berikut Foto-fotonya






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan antara Variabel X dan Y dalam Meneliti

Berdasarkan fungsinya variabel dibagi atas tiga fungsi yakni variabel sebab dibedakan atas veriabel penghubung dan variable akibat. Hubungan antara variable X dan Y ada hubungannya melalui variabel penghubung. Semua yang dilakukan dalam perlakuan merupakan variabel bebas. Apakah faktor mempengaruhi variabel Y untuk beberapa variabel bebas dan bagaimana pengaruhnya terhadap independen atau variabel Y berpengaruh atau tidak. Terkait karena nilainya tergantung dari variabel X, besar kecilnya tergantung pada variabel Y. Variabel  penghubung tidak dapat diamati secara langsung tapi dapat bisa merasakan hasilnya yang telah diamati. Contohnya disertasi ibu Nirwana, ada variabel sumber daya fisik dan sumber daya manusia serta faktor budaya yang mempengaruhi keuangan, salah satu yang mempengaruhi seseorang untuk membayar adalah modal budaya orang bugis misalnya kejujuran, panutan usaha dan sebagainya. Unsur budaya lokal dalam mempengaruhi peternak dalam kemampuannya mengakses...

Manfaat Temulawak dan Kunyit pada Ayam Ras Petelur

Ayam ras petelur merupakan tipe ayam yang secara khusus menghasilkan telur sehingga produktifitas telurnya melebihi dari produktifitas ayam lainnya. Keberhasilan pengelolaan usaha ayam ras petelur sangat ditentukan oleh sifat genetis ayam, manajemen pemeliharaan, makanan dan kondisi pasar (Amrullah, 2003). Untuk memperbaiki kondisi saluran pencernaan ayam ras petelur diperlukan pakan yang baik serta perlu adanya penambahan tanaman herbal misalnya temulawak dan kunyit sebagai “feed supplement” atau “feed additive”. Tanaman ini dapat diberikan melalui air minum atau dalam bentuk tepung yang dicampur ke dalam ransum. Selain itu, ternak unggas yang diberi ramuan tanaman obat akan meningkatkan daya tahan tubuh (kesehatan) ternak unggas, produktivitas, efisiensi pakan, kualitas karkas daging ayam lebih baik (perlemakan abdomen berkurang), aroma daging dan telur tidak amis, serta kotoran ternak tidak berbau (ammonia) yang menyengat (Winanrno, 2003) Penggunaan tumbuh-tumbuhan se...

Media Biakan Pada Mikrobiologi Peternakan

  Media Biakan Pada Mikrobiologi Peternakan Sterilisasi Dan Pembuatan Media Satu tahapan penting yang harus dilakukan dan merupakan aturan standar selama melaksanakan praktikum atau kerja mikrobiologi adalah sterilisasi. Sterilisasi adalah suatu proses pembebasan suatu bahan atau alat dari semua bentuk organisme hidup. Sterilisasi dapat dilakukan tergantung dari bahan atau alat yang akan disteril. Sterilisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu: Macam-macam Sterilisasi. Sterilisasi dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu cara mekanik, cara fisik, dan cara kimiawi. 1. Sterilisasi cara mekanik (filtrasi) menggunakan suatu saringan yang berpori sangat kecil (0.22 mikron atau 0.45 mikron) sehingga mikroba tertahan pada saringan tersebut. Proses ini ditujukan untuk sterilisasi bahan yang peka panas, misalnya larutan enzim dan antibiotik.Sterilisasi secara fisik dapat dilakukan dengan pemanasan danpenyinaran. a. Pemanasan  Pemijaran (dengan api langsung): membakar alat pada api ...